Antisipasi Tiket Palsu, Pelni Gunakan Barcode Tiket

19 Juni 2017 12:15
General Manager Pelni Makassar, Edward Tobing. (yudha/inikata)

MAKASSAR, INIKATA.com – PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Makassar memperketat kepemilikan tiket bagi para pemudik dengan dengan menggunakan scan barcode untuk mengantisipasi kepemilikan tiket asli tapi palsu (Aspal).

General Manager Pelni Makassar, Edward Tobing mengatakan, aturan ini sebagai antisipasi dini banyaknya beredar tiket palsu seperti tahun-tahun sebelumnnya.

” Kami berkiblat pada kejadian tahun lalu, banyak penumpang terkatung- kantung dikarenakan ulah travel nakal yang mencoba bermain. Hasilnya travel tersebut ditutup. Dulu memang ada kelonggaran di sistem, tapi sekarang sudah tidak lagi, semua calon penumpang akan di-scan barcode, jadi saya jamin tidak akan ada lagi yang seperti itu,” kata Edward, Senin, (19/6/2017).

Soal kasus kapal gagal berlayar akibat over penumpang yang terjadi pada arus mudik tahun lalu, lanjut Edward, pihakya menjamin tahun ini tak akan terulang lagi.

Ia pun melakukan antisipasi dini dengan menyiapkan sedikitnya 15 kapal untuk melayani lalulintas penumpang ke sejumlah daerah di Tanah Air.

“Kami siapkan 15 kapal termasuk tambahan satu armada kapal berupa jetliner,”katanya lagi.

Belasan kapal tersebut akan melayani sejumlah rute pelayaran dari dan menuju ke Makassar. Edward menyebut beberapa rute yang diprediksi mengalami lonjakan penumpang seperti tujuan Bima dan Labuan Bajo.

“Yang terbanyak itu ya rute tujuan daerah Bima dan Labuan Bajo. Juga terakhir ini ada rute ke Reo,” ucapnya.

Menurut Edward, puncak arus mudik via jalur laut diprediksinya terjadi pada H-7 Lebaran. Untuk saat ini, lalu-lintas penumpang di Pelabuhan Makassar masih sepi. Belum tampak lonjakan penumpang dari dan ke Makassar.

Edward mengimbau agar masyarakat untuk lebih mempersiapkan rencananya untuk mudik Lebaran. Hal itu penting mengingat pihaknya pun tidak akan mentoleransi adanya kelebihan muatan penumpang.

“Demi keselamatan dan kenyamanan penumpang, kita akan melakukan pengawasan ketat untuk memastikan kapal yang berlayar itu telah memenuhi segala prosedur. Mulai dari kelayakan infrastruktur, SDM dan daya tampungnya, Intinya, harus mengutamakan keselamatan,” tegasnya.(**)

Miliki Segera Hunian Asri dilokasi Strategis, Griya Rindu Alam

Comments