Cafe IDI Kanrejawa Medika Tetap Buka Selama Ramadan

25 Mei 2017 20:16
Suasana keramaian Cafe IDI Kanrejawa Medika yang berada di Graha IDI Makassar Jl Topaz Raya, Kamis (25/5).

MAKASSAR, INIKATA.com – Cafe IDI Kanrejawa Medika yang berada di Graha IDI Makassar Jl Topaz Raya bersiap menyambut bulan suci Ramadan 2017 tahun ini.

Cafe ini akan tetap buka dan beroperasi selama Ramadan. Namun, waktu pelayanannya akan menyesuaikan jadwal operasi cafe dan restoran selama Ramadan sesuai kebijakan Pemerintah Kota Makassar.

Owner Cafe IDI Kanrejawa Medika, Irman Jaya Ismail, Kamis (25/5), mengatakan, Cafe IDI Kanrejawa Medika mulai Sabtu (27/5) atau hari pertama puasa akan melayani pelanggan setianya mulai pukul 12.00 hingga pukul 04.00 WITA ‎dini hari.

“Jika selama ini jam operasi pukul 09.00-22.00 WITA, maka selama Ramadan kita bukanya sejak siang pukul 12.00 hingga 04.00 WITA,” ujarnya.

Irman mengatakan, pihaknya memilih buka pukul 12.00 WITA agar pelanggan dan masyarakat pada umumnya dapat membeli dan memesan penganan untuk buka puasa. Maupun persiapan untuk buka puasa di tempat.

“Kan biasanya masyarakat sudah mulai mencari makanan buka puasa di siang hari. Jadi selain untuk layanan buka puasa di tempat, kita juga melayani pembelian penganan buka puasa,” jelasnya.

Irman didampingi istrinya Ainun Jariah, menjelaskan, selain itu pihaknya juga akan melayani pelanggan yang hendak sahur di Cafe IDI Kanrejawa Medika.

“Biasanya masyarakat nongkrong setelah Salat Tarwih dan menunggu sahur, makanya kita juga siapkan hidangan untuk sahur,” ujarnya.

Cafe IDI Kanrejawa Medika sendiri sejak buka tiap hari dipadati pelanggan setianya. Terutama yang ingin mencicipi kue tradisional khas Bugis Makassar yang lebih higienis.

Aneka jenis kue tradisional seperti barongko, roko-roko cangkuning, roko-roko unti, pelita, onde-onde, cucuru bayao, dan lainnya dipadukan dengan aneka minuman serta jus tersedia di sini. Termasuk juga hidangan nasi goreng khas Bugis Makassar, mie kering, bakso, dan lainnya. (**)

Miliki Segera Hunian Asri dilokasi Strategis, Griya Rindu Alam

Comments