1 Juni, Santunan Kecelakaan Jasa Raharja Naik 100 Persen

23 Mei 2017 16:10
(Kiri-kanan) Faisal Syam (Moderator), Direktur MRTI PT Jasa Raharja (Persero), Wahyu Wibowo, S.E,MM,MBA, Staf Ahli Bidang Kebijakan dan Regulasi Jasa Keuangan dan Pasar Modal Departemen Keuangan RI, Isa Rachmatarwata, M.Math, Dirlantas Polda Sulsel, AKBP Edi Purwanto disela-sela Sosialisasi Kenaikan Santunan Korban Kecelakaan Penumpang Umum dan Korban Kecelakaan Lalu Lintas Jalan di Gedung Graha Pena Makassar, Selasa (23/5/17). (fakra/inikata)

MAKASSAR,INIKATA.com – Usai Menteri Keuangan menerbitkan peraturan peningkatan besaran santunan kepada korban kecelakaan penumpang angkutan umum dan korban kecelakaan lalu lintas sebesar 100 persen.

Kini terhitung 1 Juni mendatang, asuransi PT Jasa Raharja (Persero) akan menaikkan besaran santunannya terhadap korban kecelakaan penumpang umum dan korban kecelakaan lalulintas.

sosialiasi Jasa Raharja III

Besaran kenaikan itu dua kali lipat dibanding besaran santunan sebelumnya.

Sebut saja bagi korban kecelakaan angkutan umum di darat, jika sebelumnya besaran yang didapat sebelumnnya Rp 25 juta maka dengan ketentuan baru akan mendapat santunan sebesar Rp 50 juta untuk korban meninggal dunia.

Untuk korban yang mengalami cacat tetap (maksimal) dengan ketentuan baru mendapat santunan sebesar Rp 50 juta dari sebelumnnya sebesar Rp25 juta.

Begitupun untuk biaya perawatan (maksimal), diberikan santunan sebesar Rp 20 juta.

Begitupun untuk biaya penguburan bagi korban, berdasarkan ketentuan baru mendapat santunan sebesar Rp 4 juta.

jasa raharja

Tak hanya itu, korban kecelakaan juga mendapat manfaat tambahan.

Untuk penggantian biaya P3K yang sebelumnya tidak ada, kini diberikan santunan sebesar Rp 1 juta.

Penggantian biaya ambulans yang sebelumnya tidak ada, diberikan sebesar Rp 500 ribu.

Sedangkan untuk korban kecelakaan angkutan umum di udara, tidak ada kenaikan besaran santunan untuk korban meninggal dunia, korban mengalami cacat tetap, dan biaya perawatan.

“Kebijakan ini telah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 15/PMK.010/2017,” ujar Jahja joel Lami, Kepala Cabang Jasa Raharja Sulsel disela-sela Sosialisasi Kenaikan Besar Santunan Korban Kecelakaan Penumpang Umum dan Korban Kecelakaan Lalu Lintas Jalan di Gedung Graha Pena Makassar, Selasa (23/5/17).

jasa raharja II

Jahja Joel Lami melanjutkan, kenaikan besaran santunan yang dibayarkan pihaknya itu, tidak diikuti dengan kenaikan iuran wajib maupun sumbangan wajib dana kecelakaan lalu lintas jalan yang dibayarkan masyarakat.

Sementara itu, Direktur MRTI PT Jasa Raharja (Persero), Wahyu Wibowo, S.E,MM,MBA menambahkan, rasio kecukupan keuangan perusahaan saat ini memungkinkan adanya kenaikan jumlah santunan tanpa diikuti kenaikan iuran dan sumbangan wajib. Sehingga jika dana klaim meningkat dua kali lipat tahun ini, hal tersebut tak menjadi masalah.

“Pemerintah sudah lama melihat bahwa kebutuhan masyarakat khususnya korban meninggal dunia, keluarga membutuhkan biaya yang cukup besar dan ini murni menaikkan besaran santunan kepada masyarakat karena melihat kondisi keuangan Jasa Raharja juga masih memungkinkan untuk melakukan itu,” tutup Wahyu.(**)

Miliki Segera Hunian Asri dilokasi Strategis, Griya Rindu Alam

Comments