Agus D.W Martowardojo Sebut Ekonomi Sulsel Bisa Tumbuh di 8% Asalkan..

20 Mei 2017 19:52
Gubernur BI, Agus D.W Martowardojo. (Fakra/inikata)

MAKASSAR,INIKATA.com – Pertumbuhan ekonomi Sulsel membanggakan, selalu di atas rata-rata nasional.

Namun, di balik itu terjadi ketergantungan sumber pertumbuhan lapangan usaha. Sulsel butuh sumber ekonomi baru untuk memacu pertumbuhan di level 8 % tahun ini.

Demikian kata Wiwiek Sisto Widayat, mantan Kepala BI Sulsel yang kini menjabat sebagai BI Jawa barat disela-sela Serah Terima Jabatan Kepala Perwakilan Bank Indoensia Provinsi Sulawesi selatan di Hotel Grand Clarion, Jumat (19/5/17).

Wiwiek mengatakan ekonomi Sulsel pada kuartal I/2017 tumbuh di kisaran 7,52%. Sementara di RPJMD dicantumkan bahwa ekonomi akan tumbuh 8,3%.

“Inilah tadi yang disampaikan oleh Gubernur BI bahwa ekonomi Sulsel masih bisa tumbuh di atas 8 persen,” jelas Wiwiek.

Namun, lanjutnya untuk mencapai 8% bukan mudah dan banyak hal harus dilakukan oleh pemprov.

Hal ini karena ekonomi Sulsel saat ini sangat tergantung pada empat lapangan usaha, pertama di lapangan usaha Pertanian, Perikanan dan Kehutanan, Industri Pengolahan, lapangan usaha Perdagangan besar dan eceran serta konstruksi.

Untuk itu diperlukan sumber-sumber pertumbuhan baru yang harus didorong serius sehingga pertumbuhan 8%  ini bisa dicapai.

Pertama, perlu dikembangkan komoditi pertanian atau perkebunan yang memiliki potensi di Sulsel maupun untuk ekspor misalnya industri kakao (coklat) dan rumput laut serta udang atau ikan.

“Termasuk sektor pariwisata berpotensi namun belum banyak digarap dan dikembangkan,” tuturnya.

Selanjutnya, pengembangan sektor jasa kesehatan di Sulsel. Wiwiek menilai, Sulsel punya banyak rumah sakit namun belum dioptimalkan untuk keperluan masyarakat di sekitar Sulsel.

Kemudian, dibutuhkan percepatan koneksitas dan pembangunan infrastruktur sehingga dapat  memastikan komoditi-komoditi pangan bisa terdistribusi dengan baik.

Di tempat yang sama, Gubernur BI, Agus D.W Martowardojo mengatakan ada peluang ekonomi Sulsel bisa tumbuh di angka 8 persen.

Sebab secara konsisten terus tumbuh di atas 7 persen. Apalagi di kuartal I/2017 sudah berada di angka 7,52 persen.

Kuncinya, lanjutnya dengan terus menekankan pada sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur dan industrialisasi.

Ini sebagai sumber ekonomi baru dari ekonomi berbasis tradisional saat ini. Industri dinilai paling efektif membawa ekonomi bisa bergerak tinggi.

“Pak Wagub bilang potensi di Sulsel itu di agrobisnis. Kekuatan ekonomi di pertanian dan kelautan. Jika potensi itu digarap secara industrialisasi dan hilirisasi bisa mengarah ke 8 persen,” akunya. (**)

Miliki Segera Hunian Asri dilokasi Strategis, Griya Rindu Alam

Comments