Ini Contoh Konkrit Syarkawi dalam Persaingan Usaha yang Baik

3 Maret 2017 19:17
Ketua KPPU RI, Syarkawi Rauf

MAKASSAR, INIKATA.com — Melahirkan Kompetisi usaha di dunia Industrial akan membuat investasi usaha semakin baik. Sebab, kompetisi usaha sehat dengan memberikan peluang setiap orang terjun didunia bisnis, akan menciptakan peningkatan investasi yang membuat Industri Indonesia semakin tumbuh.

“Saya ingin katakan, kompetisi usaha itu tidak menyebabkan kontribusi perekonomian usaha semakin kecil,” kata Ketua KPPU RI, Syarkawi Rauf kepada INIKATA.com seusai memaparkan materi dalam diskusi “Industrilisasi dan Perekonomian” di Ruang Rapat Senat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unhas, Jumat (3/3/2017).

“Justru sebaliknya. persaingan akan membuat investasi semakin bagus,”lanjutnya.

Menurutnya, jika hambatan untuk masuk pada usaha industri hilang, akan menyebabkan peningkatan ekonomi semakin tinggi,”seperti apa yang yang dicita-citakan pemerintah,”katanya

Kompetisi usaha yang baik, kata Syarkawi dapat dilihat pada persaingan usaha industri kacang. Dimana dulunya industri kacang dikuasai oleh PT. Garudafood atau lebih dikenal dengan kacang garuda.

“Dengan masuknya kompetitor-kompetitor lain, tidak menyebabkan turunnya income (pendapatan) mereka. Malahan konsumsi kacang semakin meningkat karena adanya peningkatan mutu yang dihasilkan oleh kompetisi usaha,” katanya.

Baca juga: Persaingan Usaha Penyokong Ekonomi Efisiensi

Selain itu, pertumbuhan ekonomi melalui kompetisi usaha dapat dilihat pada Industri penerbangan. Jika berkaca pada tahun 2000-an, penjualan tiket hanya mencapai kurang dari 10 juta penumpang, yang dimana hanya 3 provider salah satunya Garuda Indonesia.

“Namun dengan masuknya provider-provider baru seperti Batik Air, Lion, Citylink dan lainnya di industri penerbangan tidak membuat jumlah penumpang surut, yang terjadi jumlah penumpang meningkat signifikan,” pungkasnya.

Baca juga: Harga Cabai Semakin Pedas, KPPU Duga Ada Kartel Cabai Bermain

“Sekarang jumlah penumpang pesawat kita meningkat, dari kurang 10 juta menjadi 90 juta pertahun. Itu karena adanya persaingan usaha,”ungkapnya.(**)

Miliki Segera Hunian Asri dilokasi Strategis, Griya Rindu Alam

Comments