Pelindo I-IV Gelar Rakor, Perkuat Sektor Maritim

20 Desember 2016 19:07
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat menutup kegiatan Rakor PT. Pelindo I-IV di Grand Hotel Clarion Makassar

MAKASSAR, INIKATA.com-PT. Pelabuhan Indonesia I, II, III, dan IV (Persero) menggelar rapat kordinasi bertema “Pengembangan Pelabuhan di Indonesia dan Sinergi Antar Pelindo” di Grand Hotel Clarion, Selasa (20/12/2016).

Rapat koordinasi yang diselenggarakan itu dihadiri Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Depiti Bidang Usaha Konstruksi dan Sarana Prasarana Perhubungan Kemneterian BUMN Pontas Tambunan, Direktur Jenederal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Tonny Budiono yang juga Komisaris PT. Pelindi IV (Persero), Komisaris Utama dan Dewan Komisaris PT Pelindo I, II, III, dan IV (Persero), Kepala Kantor Kesayahbandaran Utama Pelabuhan Makassar Sahattua P. Simatupang, Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Makassar Adolf R Tambunan, dan Kepala Distrik Navigasi Makassar M.Ali Malawat.

Dalam sambutannya saat membuka Rakor Pelindo I hingga IV, Direktur Utama Pelabuhan Indonesia IV (Persero) Doso Agung mengungkapkan bahwa 14 kebijakan ekonomi dalam kemudahan berusaha atau berbisnis telah menaikkan ranking ekonomi Indonesia dari 106 menjadi 91.

“Tetapi, index logistis turun dari rangking 43 menjadi 63,”ujar Doso.

Oleh sebab itu, untuk melanjutkan refleksi yang sudah dilakukan sebelumnya dan apa yang akan dilakukan ke depan, maka dalam Rakor Pelindo dibahas bidang-bidang operasi. Apa saja yang menjadi kendala yang membuat tidak optimal, serta membahas bidang Komersial dan Tata Kelola.

Dia menegaskan, Pelindo I, II, III, dan IV tidak dalam posisi bersaing, namun dengan kebersamaan sistem diyakini akan mampu memberikan kontribusi kepada negara dan bangsa dalam artian sebenarnya BUMN hadir untuk negeri.

“Pelindo IV mendapat kehormatan untuk menjadi tuan rumah pada Rakor Pelindi I, II, III, dan IV kali ini. Diharapkan bawah hal-hal yang disepakati akan dapat diimplementasikan bersama untuk kemajuan bangsa dan manaafat kepada masyarakat,”kata Dos.

Sementara itu, Direktur Utama PT Pelabuhan Indonesia II (Perseto) IPC, Elvyn G Massya mengatakan pelabuhan merupakan salah satu infrastruktur utama dalam mendorong ekonomi nasioanal.

“Saat ini, PT. Pelindo I, III, III, dan IV mengelola tidak krang dari 108 pelabuhan di 34 provinsi di Indonesia, berikut 31 anak perusahaan dan perusahaan aflisiasi yang berkoinsentrasi di dalam berbagai bidang pelayanan jasa kepelabuhan, logistik, dan bisnis pendukung. Berdasarkan data tahun 2015, PT. Pelindo I, II, III, dan IV (persero) menangani lebih dari 13.3 juta TEUs petikemas Indonesia, baik domestik dan internasioanl. Belum lagi pelayanan kapal, maupun volume kargo curah maupun general cargoes,”kata Elvyn.

Menurutnya, keempat operator pelabuhan menangani 300 ribu hingga 500 ribu transaksi per perusahaan per tahun, dengan total di atas 1 Juta transaksi. Tingginya jumlah transaksi keempat pengelola pelabuhan komersial tersebut menggambarkan besarnya potensi yang bisa digarap untuk meningkatkan sektor ekonomi maritim di Indonesia.(**)

Miliki Segera Hunian Asri dilokasi Strategis, Griya Rindu Alam

Comments