Dwelling Time Pelabuhan Makassar Menyusut 2,76 Hari

28 Oktober 2016 20:14

MAKASSAR, INIKATA.com — Dwelling Time atau waktu tunggu container di Pelabuhan Makassar terus mengalami penurunan, hingga pertanggal 27 Oktober 2016 dwelimg time pelabuhan makassar menyusut menjadi 2,76 hari dari yang sebelumnya 2,95 hari.

Angka ini terus di usahakan menurun seiring dengan berlakunya Peraturan Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Makassar tentang tata cara pemindahan barang yang melewati batas waktu penumpukan ( Long Stay) di Pelabuhan Makassar.

“Hal ini dapat tercapai berkat Koordinasi yang baik antara pemerintah beserta instansi pemerintah terkait lainnya dengan pengguna jasa di pelabuhan, sehingga barang di lini I dapat segera dikeluarkan dari pelabuhan,” ujar Kepala Otoritas Pelabuhan Makassar Adolf R. Tambunan, Jumat (28/10/2016).

Adapun upaya yang akan dilaksanakan untuk menurunkan lebih lanjut Dwelling Time di pelabuhan Makassar mencakup :
1. Mendorong percepatan penetapan blok S sebagai Tempat Penimbunan Sementara Non Lini I ; untuk lokasi penimbunan petikemas yang belum menyampaikan Pemberitahuan Impor Barang (PIB)

2. Mendorong Importir / Forwarder mempercepat penyampaian PIB kepada Bea dan Cukai dengan menggunakan modulk aplikasi PIB yang baru yaitu PIB versi 6 dimana dokumen ini Importir dapat mengajukan PIB sebelum kapal tiba di Pelabuhan Makassar.

3. Para Asosiasi GINSI, ALFI/ILFA, DEPALINDO diharapkan mengedukasi anggotanya dan mendorong percepatan pengurusan dokumen barang dan percepatan pengeluaran barang dari pelabuhan Makassar.

4. Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Makassar akan berkoordinasi dengan Kantor Pusat Ditjen Hubla untuk mengupayakan pembangan aplikasi Deliveri Order secara Online (D/O Online) dan mengintegrasikan TPS Online dengan Inaportnet untuk memonitor barang Impor di Terminal Petikemas Makassar.

5. Pembentukan Pusat Pelayanan Satu Atap (PPSA) untuk mempercepat proses perizinan dengan melibatkan Instansi terkait di Makassar yang memiliki kewenangan di bidang perizinan. (**)

Penulis: Risman

 

Miliki Segera Hunian Asri dilokasi Strategis, Griya Rindu Alam

Comments