Bank Sulselbar Catat Laba Bersih Rp 485 Miliar

28 Oktober 2016 17:51

MAKASSAR, INIKATA.com — Bank Sulselbar mencatat perolehan laba bersih melonjak hingga 37,15% menjadi Rp485,58 miliar per Septembar 2016 dibandingkan dengan performa periode sembilan bulan tahun lalu Rp354,06 miliar.

Performa tersebut ditopang oleh pendapatan bunga perseroan yang mencapai Rp1,44 triliun, tumbuh 18,31% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu meski beban bunga ikut mengalami peningkatan sebesar 19,59% atau Rp418,48 miliar pada periode tersebut.

Selain itu, laju beban operasional yang mencatatkan peningkatan dalam skala terbatas yakni 8,65% menjadi Rp510,24 miliar ikut menopang kinerja perolehan laba bersih perseroan sepanjang sembilan bulan tahun ini mampu berada pada angka 37,15%.

Di sisi lain, bank milik pemerintah daerah se-Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat tersebut juga mencatatkan kinerja meyakinkan dengan pertumbuhan aset 48,16% menjadi Rp17,06 triliun pada akhir September 2016 dari Rp11,52 triliun pada akhir tahun lalu.

Direktur Utama Bank Sulselbar Andi Muhammad Rahmat mengemukakan, sepanjang tahun ini pihaknya telah melakukan serangkaian efisiensi dalam pengelolaan bisnis secara keseluruhan sehingga mampu lebih memacu performa perseroan.

“Hingga akhir kuartal III/2016, rasio biaya operasional terhadap operasional atau BOPO kami sudah berada pada level 59,51% dibandingkan dengan tahun lalu di angka 63,14%,” ungkapnya, dikutip dari situs resminya, Jumat (28/10/2016).

Sementara itu, penyaluran kredit Bank Sulselbar dalam sembilan bulan tahun juga mencatatkan pertumbuhan cukup besar mencapai 32,21% dengan realisasi sebesar Rp11,55 triliun dari posisi per Desember 2015 yang mencapai Rp8,73%.

Kendati kredit meningkat secara signifikan, kualitas pinjaman yang disalurkan perseroan masih dalam level terjaga yang mana per September 2016 rasio kredit bermasalah (non performing loan/NPL) 0,23%, lebih baik dibandingkan demgan posisi akhir 2015 yang berada pada angka 0,32%. (**)
Penulis: Risman

Miliki Segera Hunian Asri dilokasi Strategis, Griya Rindu Alam

Comments