Kadin Sesalkan Dana CSR Tidak Menyasar Kemasyarakat

25 Oktober 2016 20:18

MAKASSAR, INIKATA.com –Ketua Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Sulsel Zukarnain Arief menyoroti penyaluran dana CSR dari beberapa perusahaan besar yang tidak merata.

Bahkan dia melihat beberapa CSR dari perusahaan diperuntukkan anak-anak perusahaannya sendiri sehingga dana CSR tersebut hanya beredar dalam ruang lingkup perusahaan yang bersangkutan.

“Saya melihat dana CSR ini tidak menyentuh Kemasyarakat, dana CSR hanya disalurkan untuk anak perusahaan sendiri sehingga dana hanya berputar diantara mereka sendiri, hal ini perlu diatur juga kedepannya,” tegasnya di Acara dalam Forum Jurnalis bertemakan Penguatan Kewenangan KPPU di warkop 212 Makassar Selasa (25/10/2016).

Selain itu, Zulkarnaen juga menyoroti banyaknya unit usaha waralaba yang telah mematikan unit usaha kecil rumah tangga. Menurutnya usaha waralaba seperti indomaret, Alfamark dan sebagainya perlu mendapat perhatian karena tidak terjadi monopoli usaha tapi juga mematikan usaha rumah tangga.

Karenanya dia juga mengharapkan adanya kewenangan dari komisi pengawas persaingan usaha (KPPU) yang bisa menata dan mengawasi persaingan usaha yang ada.

Sementara ith Ketua KPPU Makassar Ramli Simanjuntak mengakui adanya beberapa perusahaan besar yang melakukan monopoli usaha. Bahkan juga dilakukan oleh badan usaha milik negara yang seakan melegalkan pungutan liar melalui lini bisnis yang dikelolanya.

“Seperti yang teejadi pada angkasapura, saat ini kita lagi memproses pihak angkasarapura yang menaikkan biaya beban padahal tidak ada peningkatan layanan, parahnya lagi perusahaan yang menjadi jasa layanan tersebut merupakan milik dari angkasapura sendiri,” tegas Ramli.

Dia menambahkan jika kasus ini sudah dalam proses di pengadilan karena gugatanya sudah diajukan. Dia menilai jika tindakan tersebut merupakan salah satu bentuk pungli yang dilegalkan. (**)

Penulis: Risman

Miliki Segera Hunian Asri dilokasi Strategis, Griya Rindu Alam

Comments