BI: Waspada La Nina! Bisa Sebabkan Inflasi

4 Oktober 2016 18:56

MAKASSAR, INIKATA.com — Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan mencatat pada September 2016 Sulsel Inflasi 0,32% (mtm) dan 3,07% (yoy). Inflasi lebih rendah dibandingkan dengan Agustus 2016 yang mencapai 3.29% (yoy).

“Penurunan tekanan inflasi terjadi pada semua kelompok pengeluaran kecuali kelompok kesehatan transportasi seiring peningkatan tarif pulsa telepon,” ujar Wiwiek Sisto Widayat Kepala Perwakilan BI Sulsel, Selasa (4/10/2016).

Wiwiek juga mewarning kepada kepala daerah di sulsel untuk mewaspadai penomena La Nina. “Kedepan pemerintah daerah dan Bank Indonesia perlu mewaspadai inflasi volatile food seiring dengan berlangsungnya fenomena La Nina yang berpotensi dapat menurunkan pasokan ikan tangkap dan produksi hortikultura (bawang dan cabai), di tengah prediksi meningkatnya permintaan seiring dengan perayaan Natal dan Tahun baru,” imbuhnya.

Ia menuturkan, secara tahun kalender inflasi Sulsel per September 2016 tercatat 2,17% (ytd). “Dengan pencapaian seperti ini, dan memperhatikan potensi kenaikan harga pada sisa waktu tiga bulan kedepan, kami optimis target inflasi akhir tahun pada kisaran 4% ±1% akan dapat tercapai,”jelasnya. (**)

Penulis: Risman

Miliki Segera Hunian Asri dilokasi Strategis, Griya Rindu Alam

Comments