Warning, Cabut Izin Usaha Bagi Perusahaan yang Belum Mendaftar BPJS

15 September 2016 18:43
MAKASSAR, INIKATA.com Mendaftar BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan merupakan Kewajiban bagi setiap Perusahaan (Pemberi kerja) untuk mendaftarkan setiap pekerjanya menjadi peserta JKN-KIS dari program jaminan sosial (BPJS).

Direktur Kepesertaan dan Pemasaran BPJS Kesehatan, Andayani Budi Lestari mengatakan bagi Perusahaan yang belum mendaftarkan Karyawannya di BPJS maka akan dikenakan sanksi administrasi hingga pencabutan izin Usaha.

“Bagi perusahaan atau pemberi kerja yang belum mendaftarkan perusahannnya untuk menjadi peserta JKN-KIS akan mendapatkan sangsi berupa sangsi administrasi, hingga pencabutan izin usaha,” ujar Andayani kepada Inikata.com saat di temui disela acara bincang BPJS Kesehatan di Hotel Clarion Makassar, Rabu (14/9/16).

Adapun Sanksi administrasi kata Andayani, yang akan diterima bagi perusahaan yang tidak mendaftarkan Karyawannya dalam Program BPJS maka akan di cabut izinnya seperti pengurusan IMB (Izin Mendirikan Bangunan), pengurusan paspor, perpanjangan STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan).

Sementara untuk sangsi tegas menurut Andayani, berupa pembekuan izin usaha bagi perusahaan yang melanggar aturan ini. Untuk mengoptimalkan aturan itu kata dia, pihak BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan pihak pemerintah daerah setempat.

“Iya bagi perusahaan yang memang belum mendaftarkan pekerjanya bisa kita cabut iszin usahanya, sebab penerapan ini sudah kita lakukan, kita sudah bekerjasama dengan pemerintah daerah setempat, jika memang terbukti ada perusahaan misalnya belum mendaftarkan pekerjanya makan izin usahanya dicabut,” tandasnya. (**)

Penulis: Risman

Miliki Segera Hunian Asri dilokasi Strategis, Griya Rindu Alam

Comments