Optimisme Konsumen Sulsel Meningkat

4 Maret 2017 21:17
Ilustrasi (foto:int)

MAKASSAR,INIKATA.com – Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sulsel, Wiwiek Sisto Widayat mengatakan optimisme konsumen terhadap kondisi ekonomi di Sulsel mengalami peningkatan selama bulan Januari 2017.

Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Selatan merilis hasil survei Konsumen selama bulan januari 2017, di Menara Busowa Lantai 11, jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Kamis lalu (2/3/2017).

Hal itu menurut Wiwiek, tercermin pada Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) yang mengalami peningkatan 123,42 persen, dibanding sebelumnya 102,68 persen.

“Peningkatan optimisme terhadap kondisi ekonomi tersebut disebabkan oleh peningkatan dua komponen yakni kondisi ekonomi saat ini dan ekspektasi kondisi 6 bulan ke depan,” beber Wiwiek.

Indek Kondisi Ekonomi saat ini dan Indeks Ekpspektasi Konsumen masing-masing sebesar 120,17 dan 126,67, hal ini ternilai lebih tinggi dibandingkan bulan sebelumnya yang hanya tercatat 94,63 dan 110,73.

Meningkatnya kondisi ekonomi saat ini didorong oleh meningkatnya optimisme konsumen terhadap perbaikan kondisi ekonomi dan kegiatan pembangunan yang dilakukan Pemerintah maupun pihak Swasta.

Sementara peningkatan Ekspektasi Konsumen disebabkan oleh optimisme masyarakat terhadap perbaikan infrastruktur dan kemudahan pembiayaan perbankan serta intensif pemerintah.

“Jadi, perihal dua komponen diatas, sangat berperan dalam peningkatan optimisme konsumen terhadap Kondisi Ekonomi di Sulsel pada bulan ini,” ujar Wiwiek.

Selain itu, lanjut Wiwiek, Survei Penjualan Eceran juga mengalami peningkatan dibanding periode yang sama tahun sebelumnya, meskipun sedikit menurun  di banding bulan sebelumnya.

Hal itu dapat diketahui berdasarkan pada Indek Penjualan Rill Januari 2017 (127,08) sementara 2016 lalu sebesar 120,65. Meskipun hal ini, dianggap lebih rendah dibanding Desember 2016 lalu sebesar 128,28.

Penjualan rill ini menurun lantaran konsumsi masyarakat diawal tahun cenderung pula menurun setelah pada akhir tahun konsumsi masyarakat meningkat seiring dengan adanya perayaan hari raya Natal dan Tahun Baru serta libur sekolah.

“Di awal tahun 2017 penjualan eceran tercatat tumbuh l karena dipicu oleh kenaikan penjualan pada kelompok suku cadang dan kelompok barang budaya dan rekreasi. Namun, selanjutnya mengalami penurunan akibat konsumsi masyarakat juga menurun,” tambahnya.(**)

Miliki Segera Hunian Asri dilokasi Strategis, Griya Rindu Alam

Comments