Peningkatan Perekonomian Sulsel Meningkat 7,8 Persen

3 Maret 2017 23:14
Syarkawi Rauf

MAKASSAR, INIKATA.com – Pertumbuhan ekonomi di Sulsel tumbuh dari rata-rata perekonomian nasional. Pertumbuhan ekonomi Sulsel meningkat dari 7,5 sampai 7,8 persen. Akan tetapi, pertumbuhan ekonomi yang terjadi itu didominasi pada sektor pertanian, pemerintah belum menggerakkan pada sektor industri.

Kepada Inikata.com seusai memaparkan materi dalam diskusi “Industrial dan Persaingan” KPPU bersama Akademisi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNHAS di Ruang Rapat Senat, Jumat (3/3/2017), KPPU RI, Syarkawi Rauf mengatakan pertumbuhan ekonomi di Sulsel masih didominasi pada pertanian.

“Pertumbuhan berbasis pada sektor pertanian, belum digerakkan pada sektor industri. Padahal harusnya kan pertumbuhan yang tinggi itu digerakkan pada sektor Industri,” katanya.

Bagi Syarkawi, Sulsel harus berevolusi dalam sektor pengembangan industri,”Salah satu upaya untuk mendongkrak sektor industri ialah menyulap kawasan Kima dari tempat penyimpanan (gudang) menjadi kawasan Industri pengolahan,” katanya.

“Saya rasa, ini menjadi tugas Bapak Gubernur ini, tugasnya Walikota, kima itu didorong menjadi sentra industri bukan hanya gudang,”lanjutnya.

Menurutnya, kontribusi sektor industri pada perekonomian saat ini menyusut dari 25 persen menjadi 19 persen. Penurunan kondisi, lanjutnya, dalam sektor manufaktur ini disebabkan berbagai hal.

“Pertama banyak hambatan dibidang tenaga kerja, kemudian dibidang infrastruktur walaupun saat ini infrastruktur kita semakin membaik,”pungkasnya.

Selain itu, faktor-faktor penyebab terhambatnya perekonomian disektor industri yakni terkait dengan kelembagaan.

“Seperti birokrasi, perizinan, pengurusan dokumen dan lainnya yang sebagian orang sulit memenuhinya, semua ini yang membuat sulit untuk membuka usaha baru,” tuturnya. (**)

Miliki Segera Hunian Asri dilokasi Strategis, Griya Rindu Alam

Comments