Bursa Bos Pertamina, Peluang Orang Dalam Mengecil

9 Februari 2017 12:19
Ilustrasi. Foto: JPNN

JAKARTA – Kans karyawan PT Pertamina menduduki kursi direktur utama dan wakil direktur utama tampaknya semakin tipis.

Sebab, pemerintah tampaknya lebih tertarik menggunakan orang luar sebagai pemimpin perusahaan pelat merah itu.

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno menuturkan, tidak tertutup kemungkinan calon dirut berasal dari luar Pertamina.

’’Nanti kami lihat. Kami lihat ada potensi-potensi dari luar Pertamina,’’ ujarnya di Jakarta, Rabu (8/2).

Namun, dia enggan menyebutkan lebih detail kriteria atau nama-nama calon bos baru Pertamina.

Menurut Rini, Kementerian BUMN masih mempunyai waktu sebulan untuk menetapkan pimpinan baru.

Saat ini, pihaknya masih menunggu dewan komisaris mengajukan nama calon pengganti Dwi Soetjipto.

Pemerintah sebagai pemegang saham harus menunggu usulan dari dewan komisaris sebelum menunjuk bos baru Pertamina.

Nantinya, dewan komisaris melakukan rapat untuk memberikan usulan nama-nama calon pengganti.

’’Waktunya 30 hari. Sejak keputusan minggu lalu, maksimum 30 hari dari sekarang kami harus memilih presdir,’’ jelasnya.

Sebelumnya, Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, pihaknya bakal menilai calon dirut Pertamina dengan kompetensi yang mereka miliki.

’’Salah satunya adalah mampu membuat Pertamina bisa lebih efisien dan produktif di tengah kompetisi global,’’ tuturnya.

Menurut dia, calon Dirut Pertamina belum bisa dipastikan dari internal atau justru eksternal.

Yang paling penting, calon dirut itu tetap mempunyai kompetensi.

Artinya, tidak tertutup kemungkinan terdapat sosok pemimpin dari luar perusahaan yang akan memimpin Pertamina.

Namun, dia belum menyebut nama-nama yang bakal diajukan untuk mengisi kursi tersebut. (jpnn)

Miliki Segera Hunian Asri dilokasi Strategis, Griya Rindu Alam

Comments