Bank Wakaf Ditargetkan Terbentuk Pertengahan 2017

7 Februari 2017 11:42
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulsel Wiwiek Sisto Widayat. (foto:ist)

MAKASSAR,INIKATA.com – Bank Wakaf ditargetkan terbentuk pertengahan 2017.

Bank yang fokus mengelola dana zakat dan wakaf itu diharapkan menjadi lembaga keuangan alternatif yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi.

Sebagai gambaran, jika dana zakat dan wakaf nasional yang mencapai Rp 70 triliun dikelola bank wakaf, pangsa perbankan syariah akan melesat.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Sulsel Wiwiek Sisto Widayat mengatakan, pembentukan Bank Wakaf diharapkan dapat mendorong pertumbuhan sistem ekonomi syariah.

“Selama ini penggarapannya belum maksimal,” ujar Wiwiek, Minggu (5/2/17).

Dia menjelaskan, dana zakat dan wakaf secara nasional sangat tinggi. Potensinya mencapai Rp 70 triliun.

Jumlah ini, kata Wiwiek, bisa melampaui Dana Pihak Ketiga (DPK) Perbankan Syariah secara nasional.

Dia mengatakan, dari hasil wakaf tersebut, dananya dapat digunakan untuk pembiayaan ke sektor usaha mikro.

“Kinerja keuangan syariah di Sulsel masih stagnan, kami terus berikan dorongan pengembangan SDM di Sulsel,” jelasnya.

Di sisi lain, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Muliaman D Hadad menjelaskan, pembentukan bank wakaf diharapkan rampung sebelum semester pertama 2017 berakhir.

Saat ini, kata dia, OJK tengah membantu proses legalitas lembaga tersebut.

Sementara itu, Kepala Cabang Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Sulsel Arman mengatakan, potensi zakat di Sulsel mencapai Rp 9 triliun.

Namun, saat ini belum tergarap maksimal lantaran sosialisasi ke masyarakat tentang pentingnya zakat kurang massif.

Potensi ini, kata dia, harus diserap dan dimaksimalkan untuk membangun masyarakat.

“Terlebih untuk zakat maal, akan memberikan ruang lebih besar karena bisa dalam bentuk program,” tuturnya. (jpnn)

Miliki Segera Hunian Asri dilokasi Strategis, Griya Rindu Alam

Comments